Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAKVORO NEWS

Fakta - Aktual - Berdampak

SAKVORO NEWS

Fakta - Aktual - Berdampak

  • Nasional
  • Nasional
Close

Search

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
Subscribe
SAKVORO NEWS

Fakta - Aktual - Berdampak

SAKVORO NEWS

Fakta - Aktual - Berdampak

  • Nasional
  • Nasional
Close

Search

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
Subscribe
Home/Nasional/Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan di Jakarta
Nasional

Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan di Jakarta

By SAKVORO NEWS
August 21, 2026 2 Min Read
0

Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan dalam Pertemuan Strategis di Jakarta

JAKARTA — Indonesia dan China menggelar Dialog Strategis Komprehensif atau Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) serta pertemuan kedua mekanisme 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Dalam forum 2+2, keduanya juga bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pertahanan China Dong Jun membahas berbagai isu strategis kedua negara.

CSD yang digelar hari ini merupakan pertemuan perdana dalam mekanisme baru hubungan bilateral Indonesia-China di tingkat menteri luar negeri. Mekanisme tersebut dibentuk setelah kesepakatan kedua negara pada 2025 untuk memperkuat komunikasi strategis dan menentukan prioritas kerja sama ke depan.

Kemitraan Ekonomi Jadi Salah Satu Fokus Utama

Dalam pertemuan CSD kali ini, kemitraan ekonomi menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah Indonesia menyebut kerja sama kedua negara mencakup lima pilar, yaitu politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat, maritim, dan keamanan.

Fokus terhadap ekonomi menjadi penting karena China merupakan salah satu mitra dagang dan investor utama Indonesia. Data pemerintah menunjukkan nilai perdagangan bilateral Indonesia-China mencapai sekitar 154 miliar dolar AS pada 2025.

China juga menjadi salah satu sumber investasi penting bagi Indonesia, terutama pada sektor manufaktur, infrastruktur dan teknologi.

Selain ekonomi, kedua negara turut membahas kerja sama politik serta perkembangan situasi regional dan global.

Pertahanan dan Keamanan Ikut Dibahas

Pertemuan 2+2 menjadi forum untuk membahas penguatan kerja sama di bidang politik, pertahanan dan keamanan.

Pembahasan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya dinamika geopolitik kawasan, termasuk ketegangan di Laut China Selatan serta persaingan strategis antara China dan Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik.

Indonesia sendiri tetap menegaskan prinsip politik luar negeri bebas dan aktif. Jakarta berupaya menjaga hubungan dengan berbagai kekuatan besar tanpa menempatkan Indonesia dalam posisi berpihak pada salah satu kubu.

Pertemuan ini juga berlangsung setelah Indonesia dan China melakukan latihan bersama angkatan laut di kawasan timur Taiwan pada awal Agustus 2026. Latihan tersebut sempat mendapat perhatian karena lokasinya berada di tengah sensitivitas geopolitik kawasan.

Apa Artinya bagi Indonesia?

Pertemuan tingkat tinggi ini menunjukkan bahwa hubungan Indonesia-China semakin memiliki dimensi yang luas, tidak hanya perdagangan dan investasi, tetapi juga mencakup pertahanan, keamanan, maritim dan isu geopolitik.

Bagi Indonesia, tantangannya adalah memastikan peningkatan hubungan tersebut tetap memberikan manfaat bagi kepentingan nasional sekaligus menjaga ruang diplomasi Jakarta di tengah persaingan kekuatan besar.

Dengan posisi China sebagai salah satu mitra ekonomi terbesar Indonesia, hasil pembahasan mengenai investasi, perdagangan dan kerja sama industri akan menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan setelah pertemuan berlangsung.

Sementara di bidang keamanan, penguatan komunikasi antara kedua negara dapat menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas kawasan, terutama ketika dinamika geopolitik Indo-Pasifik semakin kompleks.

Pertemuan Indonesia-China tersebut menjadi salah satu agenda diplomatik penting Jakarta pada Agustus 2026, sekaligus menjadi ujian bagaimana Indonesia mempertahankan hubungan strategis dengan Beijing tanpa meninggalkan prinsip bebas dan aktif dalam politik luar negerinya.

Sumber: Kementerian Luar Negeri RI, ANTARA, Reuters.

Tags:

2+2ChinaCSDDiplomasi IndonesiaEkonomiIndonesia-ChinaKeamananPertahananPrabowo SubiantoSugionoWang Yi
Author

SAKVORO NEWS

Follow Me
Other Articles
Previous

SBY Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Istana

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About This Site

Sakvoro News menyajikan berita dan informasi terkini dari Indonesia dan dunia, dikurasi dengan perspektif yang informatif, relevan, dan terpercaya.

Search

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
     

Recent Posts

  • Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan di Jakarta
    by SAKVORO NEWS
    August 21, 2026
  • SBY Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Istana
    by SAKVORO NEWS
    August 21, 2026
  • Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan di Jakarta
    by SAKVORO NEWS
    August 21, 2026
  • Nasional

Follow Us

  • Instagram

Latest Posts

  • SBY Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Istana
    Yudhoyono (SBY) menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat hadir secara… Read more: SBY Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Istana
  • Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan di Jakarta
    Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan dalam Pertemuan Strategis di Jakarta… Read more: Indonesia-China Bahas Ekonomi dan Keamanan di Jakarta

Categories

  • Nasional

Contact

Phone

+6287777234546

Email

sakvoronews@gmail.com

Location

Jakarta, ID

Copyright 2026 — SAKVORO NEWS. All rights reserved.